Sumbarheadline– “34 tahun mengabdi sebagai ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Limapuluh Kota, Namun tak ada rasa empati dari pemerintahan setempat,” ungkap Azwirman Chan, Kamis (29/10/26) siang.
Pria lanjut usia mantan Pamong senior tersebut mengungkapkan perasaan getirnya kepada para awak media terkait musibah kebakaran yang baru saja menimpa kediamannya.
Sebelumnya seperti diketahui telah terjadi peristiwa kebakaran hebat pada Selasa 20 Oktober 2026 di kawasan Pakan Salasa, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh. Sebuah rumah permanen milik Azwirman Chan, mantan ASN senior, ludes terbakar diamuk sijago merah.
Dalam peristiwa dilaporkan tidak ada satupun harta benda yang bisa diselamatkan. Diketahui korban dilaporkan mengalami kerugian mencapai ratusan juta Rupiah.
Bagi Azwirman Chan, musibah yang menimpa diri dan keluarganya tersebut telah menyisakan aroma pilu. Menurutnya tak ada yang bisa diselamatkan satupun, termasuk surat surat berharga, ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Namun yang paling menyedihkan bagi pensiunan ASN tersebut adalah seminggu lebih pasca peristiwa, belum ada satupun ungkapan empati datang dari Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota, tuturnya getir.
” Ini merupakan sebuah pukulan telak bagi saya. Puluhan tahun mengabdi sebagai Pamong namun ketika mengalami musibah tak ada satupun kata empati yang datang dari para Junior di lingkungan Pemda Limapuluh Kota, paparnya.
Terakhir, dirinya berharap ke depan jangan sampai pengalaman pahit yang ia rasakan ini jangan sampai dialami oleh junior ASN lain ketika telah memasuki masa purnabakti, tutupnya mengatakan. (AA)






