Seorang Yang Disebut dan Diduga Mantan Bupati Dharmasraya Digerebek Warga Dengan Tuduhan Dugaan Asusila Menyimpang

Sumbarheadline-Warga Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (29/10/25) siang digegerkan dengan beredarnya sebuah video seseorang yang disebut sebut diduga merupakan mantan Bupati Dharmasraya berinisial AG digerebek warga terkait dugaan kasus asusila s3k menyimpang.

Dari narasi yang beredar di sosial media, disebutkan pria yang diduga mantan Bupati dengan memakai baju kemeja kotak dan celana hitam panjang diseret beberapa warga di jalanan kawasan jalan Gajah, Air Tawar, Kota Padang.

Bacaan Lainnya

Disebutkan hari kejadian terjadi pada Sabtu (25/10/25) sekira pukul 13.30 wib, si pria yang diduga mirip mantan pejabat tersebut, diseret beberapa warga dan dituding telah melakukan perbuatan dugaan susila s3k menyimpang sesama jenis dengan seorang pria muda berusia 21 tahun di salah satu kamar hotel kota Padang.

Namun masih dalam video, si pria membantah telah melakukan apa yang dituding kepadanya, sehingga beberapa warga geram dan sempat melakukan tindakan fisik kepadanya.

Terpisah Kapolsek Padang Utara, Kota Padang, AKP Yuliadi, kepada para awak media membenarkan peristiwa. Menurutnya pada Sabtu 25 Oktober 2025 siang hari, beberapa warga mengantarkan si pria ke Mapolsek dengan tuduhan dugaan peebuatan s3k sejenis dengan seorang pria muda, ujarnya.

Namun dijelaskan pihaknya belum ada menerima laporan terkait peristiwa dan belum bisa membuktikan dugaan kebenaran tudingan yang dialamatkan terhadap pria diduga AG, tutupnya mengatakan.

Sementara itu salah satu karyawan hotel tempat bermula peristiwa terjadi saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (29/10/25) membenarkan sempat ada keributan di salah satu kamar hotel mereka pada sekira pukul 13.00 wib. Menurutnya penghuni kamar hotel tersebut si pria yang videonya viral, sambungnya lagi. Akan tetapi dirinya enggan membeberkan terlalu jauh dan meminta awak media untuk menghubungi orang yang terlibat dalam penggerebekan tersebut, pintanya mengatakan.

Di sisi lain, awak media mendapatkan sebuah cerita kronologis kejadian dari salah satu warga bernama Diva yang ikut menggerebek orang yang diduga berinisial AG diduga akan melakukan perbuatan menyimpang tersebut.

Menurutnya pada siang hari kejadian saat itu dirinya baru saja membuka warung yang berada di sekitaran hotel. Tak lama kemudian ia dihubungi oleh salah satu wanita karyawan hotel dan mengatakan telah terjadi keributan di salah satu kamar hotel dengan suara seorang pria berteriak minta tolong. Si karyawan hotel tersebut, mengaku dirinya dan seorang karyawan lagi yang seorang wanita cemas dan takut ada kejadian kenapa kenapa seperti pembunuhan.

Kepada dirinya karyawan meminta bantuan mencari beberapa warga laki laki di sekitaran hotel untuk bersama sama menggerebek salah satu kamar yang sedang terjadi keributan.

Selanjutnya ia dan beberapa warga laki laki mendatangi salah satu kamar hotel yang disebut telah terjadi keributan. Saat pintu kamar digedor warga, keluar si pria yang diduga berinisial AG tersebut dalam kondisi berpakaian rapi. Sedetik kemudian disusul keluar kamar seorang pria muda masih berumuran duapuluh tahunan dengan wajah syok dan berteriak kepada AG dengan mengatakan, “bapak kurang ajar kepada saya”, ujarnya.

Menyaksikan kejadian itu warga bertanya kepada pria diduga AG, apa yang telah terjadi. Namun saat itu ia hanya berjalan menunduk keluar hotel dan tak lama kemudian dirinya langsung kabur berlari. Sementara warga yang melihat gelagat aneh dari pria diduga inisial AG tersebut curiga dan spontan mengejarnya.

AG sempat bersembunyi di pekarangan rumah masyarakat namun berhasil diketahui warga yang mengejar dan langsung menangkapnya.

Sementara si pria muda yang sekamar dengan AG saat ditanya warga mengaku syok dan mengatakan bapak (pria diduga inisial AG) itu membawa saya ke hotel dan di kamar hotel ia dikerjai bak seperti seorang wanita oleh si bapak, jawabnya sambil berlalu dengan mengendarai sepeda motor, papar diva menerangkan kronologi awal kejadian. (AA)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *