Anggota DPRD Propinsi Hadir ke Lapangan, Walinagari Pandam Gadang Ucapkan Terima Kasih

Sumbarheadline– Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) menyisakan duka mendalam, termasuk di Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota.

Sebagai bentuk kepedulian, Nurkhalis dt Bijo dirajo Anggota DPRD provinsi Sumatera Barat hari ini mengunjungi langsung Nagari Pandam Gadang, salah satu wilayah yang terdampak.

Bacaan Lainnya

​Kunjungan ini berfokus pada penyaluran bantuan logistik dan dukungan moral bagi para korban serta relawan yang bertugas di posko bencana Nagari Pandam Gadang.

Setibanya di lokasi, Nurkhalis dt Bijo dirajo disambut hangat oleh Wali Nagari Pandam Gadang, Bapak Devi Surya, dan Babinkamtibmas Nagari Pandam Gadang, Bapak Roni.

Keduanya mendampingi dalam penyerahan bantuan berupa 100 paket nasi kotak dan snack yang ditujukan untuk memastikan asupan gizi para relawan dan keluarga korban.

​Wali Nagari Devi Surya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang dibawa. “Kami sangat bersyukur atas kedatangan Bapak Anggota DPRD Sumbar. Bantuan makanan ini sangat berarti, tidak hanya untuk korban, tetapi juga untuk para relawan yang bekerja tanpa kenal lelah sejak bencana terjadi,” ujarnya.

​Belasan KK Terdampak, Harapan Mitigasi Jangka Panjang
​Berdasarkan data di Posko Nagari Pandam Gadang, tercatat sekitar 18 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir bandang. Kerusakan yang dialami rumah warga bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat, yang menyebabkan sebagian warga terpaksa mengungsi.

Dalam kesempatan tersebut, Nurkhalis dt Bijo dirajo menyampaikan empati yang mendalam. “Kami hadir di sini untuk berbagi beban. Melihat langsung kondisi rumah yang terdampak, baik rusak ringan maupun berat, menyadarkan kita bahwa pemulihan adalah proses yang panjang dan butuh dukungan dari semua pihak,” kata Nurkhalis dt Bijo.

​Menutup kunjungan, H. Nurkhalis dt Bijo dirajo menyampaikan pesan dan harapan yang tegas kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Gunuang Omeh, agar bencana serupa tidak terulang di masa depan.

“Bencana ini adalah teguran bagi kita semua. Setelah masa tanggap darurat selesai, saya berharap seluruh elemen masyarakat, didukung pemerintah nagari dan daerah, dapat melakukan evaluasi serius terhadap faktor-faktor penyebab, seperti potensi pembalakan liar atau alih fungsi lahan di hulu sungai. Kita harus segera bergerak untuk melakukan reboisasi dan menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Pencegahan adalah kunci, dan itu dimulai dari kesadaran kita bersama untuk menjaga alam,” tutup Nurkhalis dt Bijo dirajo.

​Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemulihan di Nagari Pandam Gadang dan memicu kesadaran kolektif akan pentingnya mitigasi dan pelestarian alam.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *